Jahe yaitu tanaman herba semusim, dengan tinggi 40-50 cm.
Tumbuhan ini banyak digunakan sebagai bumbu dapur ataupun obat-obatan.
Hampir sebagian besar di belahan bumi cukup akrab dengan tumbuhan ini.
Saking akrabnya, jahe memiliki banyak nama di pelbagai daerah.
Tumbuhan yang mengandung 1-4 persen minyak atsiri dan oleoresin ini sebenarnya memiliki banyak kandungan yang berguna untuk tubuh, kesehatan dan obat-obatan.
Biasanya, jahe bermanfaat sebagai minuman, bumbu masak dan obat. Sebab jahe sudah terbukti memiliki dampak antimikrob (m3mbVnVh bakteri), antifungal (melawan jamur), anti-oksidan, antiimflamasi (melwan peradangan), dan imunomodulator (meningkatkan kekebalan), analgesic (menyingkirkan rasa nyeri), dan memiliki dampak perlindungan pada saluran pencernaan.
Dengan cara klinik, dampak riil dari jahe yakni untuk menyingkirkan tanda-tanda mual pada wanita hamil. Dampak yang lain mencegah mual setelah operasi, menghindar mabuk karena perjalanan, dan sakit karena osteoartitis (radang sendi).
Di antara manfaat jahe salah satunya ;
Menurunkan tekanan d4r4h (hipertensi).
Hal ini lantaran jahe m3r4n*54ng pelepasan h0r " m0n adrenalin dan melebarkan pembuluh d4r4h.
Membantu pencernaan dan mencegah mual.
Lantaran jahe memiliki kandungan enzim pencernaan yaitu protease dan lipase, yang masing-masing mengolah protein dan lemak.
Mencegah tersumbatnya pembuluh d4r4h. Gingerol pada jahe berupa antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan d4r4h. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh d4r4h, penyebabnya paling utama stroke, dan serangan jantung.
Jahe memiliki kandungan anti-oksidan yang membantu menetralisir efek mengakibatkan kerusakan yang dikarenakan oleh radikal bebas di dalam tubuh.
Meredakan rasa sakit yang alami dan dapat meredakan nyeri rematik, sakit kepala, dan migren.
Jahe berguna meningkatkan g41rah s3k5*4l.
Judy Dutton dari majalah Redbook menjelaskan, jauh –baik di buat minuman atau dikunyah.
Sebab rempah ini mempercepat metabolisme tubuh sampai tubuh memperoleh daya 53k5u4l yang baru.
Sementara 53k5olog klinis, Ava Cadell, PhD, menyampaikan, tumbuhan akar ini dapat meningkatkan aliran d4r4h ke alat genital pria dan wanita.
Tanaman Surga
Akan tetapi yang lebih menarik, jahe yakni tumbuhan/tanaman yang namanya disebut-sebut Al-Quran dan dipakai oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam sebagai pengobatan.
Dari Abu Sa’id Al Khudri dia menceritakan : “Raja Romawi pernah memberikan hadiah pada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam satu karung jahe. Beliau berikan pada setiap orang satu potong untuk dikonsumsi dan saya juga mendapatkan satu potong untuk kumakan. ” (HR : Abu Nuaim).
Sementara Allah Subhanahu Wata’ala memujinya dalam salah satu surat yang bunyinya sebagai berikut ;
وَيُس�'قَو�'نَ فِيهَا كَأ�'سًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنجَبِيلًا
“Di dalam surga itu mereka diberi segelas (minuman) yang campurannya yakni jahe. “ (QS : Al Insan (76) : 17)
Sebagian ulama berpendapat bila yang dimaksud di dalam ayat ini yakni minuman surga yang dikombinasi zanjabil (jahe).
Dalam Tafsir Nurul Qur’an oleh Sayyid Kalam Faqih, beliau mengutip dari pengucapan Ibnu Abbas bila : “Kenikmatan – kenikmatan yang telah dijelaskan Allah dalam al Qur’an yakni yang namanya kita kenal.
Misalnya, Dia mengatakan “minuman segar dikombinasi zanjabil”, zanjabil yakni nama untuk jahe, yaitu tanaman akar – akaran yang aromanya begitu disukai oleh orang Arab (Faqih, 2006 : 52).
Fenomena ini menunjukkan bila alam dan tumbuhan di ciptakan Allah Subhanahu Wata’ala ini tidaklah sia-sia. Seperti dalam Al – Qur’an Surat Al-anbiya’ ayat 16 : “Dan kami tidak membuat langit dan bumi serta semua apa yang ada diantara keduanya dengan main-main. ” Maha Benar Allah dengan semua firman-Nya.
